Nilai Nyepi sebagai Basis Literasi Digital dan Etika Penggunaan Media Digital dalam Pendidikan Agama Hindu
Kata Kunci:
Nyepi, literasi digital, etika penggunaan media digital, Pendidikan Agama Hindu, karakter digitalAbstrak
Artikel ini bertujuan menganalisis nilai Nyepi sebagai basis penguatan literasi digital dan etika penggunaan media digital dalam Pendidikan Agama Hindu. Era digital menghadirkan berbagai tantangan, seperti hoaks, perundungan siber, pelanggaran privasi, rendahnya kemampuan verifikasi informasi, serta melemahnya etika komunikasi peserta didik di ruang digital. Dalam konteks tersebut, nilai Nyepi memiliki relevansi pedagogis karena menekankan pengendalian diri, refleksi, kedisiplinan, kehati-hatian, dan tanggung jawab moral dalam penggunaan media digital. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi pustaka. Data diperoleh dari sumber keagamaan Hindu, dokumen kurikulum, kebijakan literasi digital nasional, dan artikel ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan, dapat direkonstruksi sebagai landasan etis untuk membentuk kebiasaan verifikasi informasi, pengendalian diri dalam konsumsi media, pengelolaan respons digital secara bijaksana, serta komunikasi digital yang santun, aman, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, nilai Nyepi tidak hanya relevan sebagai praktik penyucian diri, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter digital yang kritis, moderat, reflektif, dan selaras dengan tujuan Pendidikan Agama Hindu di era digital.
Unduhan
Referensi
Bickham, D. S., Moukalled, S., Inyart, H. K., & Zlokower, R. (2021). Evaluating a Middle-School Digital Citizenship Curriculum (Screenshots): Quasi-Experimental Study. JMIR Mental Health, 8(9), e26197. https://doi.org/10.2196/26197
CP & ATP - Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti SD-SMA. (n.d.). Retrieved March 30, 2026, from https://guru.kemendikdasmen.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran/sd-sma/pendidikan-agama-hindu-dan-budi-pekerti/
Feola, E. I. (2016). Digital Literacy and New Technological Perspectives. Universal Journal of Educational Research, 4(9), 2174–2180. https://doi.org/10.13189/ujer.2016.040929
Isakov, O. (2024). Methodology of Strengthening Students’ Media Literacy. Jurnal Komputer, Informasi Dan Teknologi, 4(2), 6. https://doi.org/10.53697/jkomitek.v4i2.1900
Johnson, K. (2025). Reimagining Sustainability: The Philosophy Of Tri Hita Karana As A Framework For Integrated Community Development In Bali And Beyond. International Journal of Arts , Humanities & Social Science, 06(07), 84–91. https://doi.org/10.56734/ijahss.v6n7a10
Kominfo. (2021). Status Literasi Digital di Indonesia 2021. https://data.komdigi.go.id/publikasi/document/indeks-literasi-digital-2021
Marten, P. L., & Stadtler, M. (2025). Building resilience against online misinformation: A teacher-led training promoting evaluation strategies among lower secondary students. Computers in Human Behavior, 165, 108548. https://doi.org/10.1016/j.chb.2024.108548
Morgan, A., Sibson, R., & Jackson, D. (2022). Digital demand and digital deficit: conceptualising digital literacy and gauging proficiency among higher education students. Journal of Higher Education Policy and Management, 44(3), 258–275. https://doi.org/10.1080/1360080X.2022.2030275
Mudana, I. G., Gusman, D., & Ardini, N. W. (2023). Implementation of Tri Hita Karana Local Knowledge in Uluwatu Temple Tourist Attraction, Bali, Indonesia. International Journal of Professional Business Review, 8(11), e04072. https://doi.org/10.26668/businessreview/2023.v8i11.4072
Munawir, M., Aliyah, H., & Bidari, R. A. (2026). Peran Guru dalam Internalisasi Literasi Digital Keagamaan bagi Siswa. Journal of Education and Learning Innovation, 2(2), 136–152. https://doi.org/10.59373/jelin.v2i2.119
Parisada Hindu Dharma Indonesia. (2022). Nyepi, Pandemi, Sunyi. https://parisada.or.id/nyepi-pandemi-sunyi/
Orosz, G., Faragó, L., Paskuj, B., & Krekó, P. (2024). Strategies to combat misinformation: Enduring effects of a 15-minute online intervention on critical-thinking adolescents. Computers in Human Behavior, 159, 108338. https://doi.org/10.1016/j.chb.2024.108338
Profil Pelajar Pancasila. (n.d.). Retrieved March 30, 2026, from https://ditsd.kemendikdasmen.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila
Rumahuru, Y. Z., & Gaspersz, A. C. W. (2021). Community Based Diversity Management: Analysis of Community Activities Building Post-Conflict Social Harmony in Tual, Maluku Province, Indonesia. Jurnal Humaniora, 33(1), 39. https://doi.org/10.22146/jh.56933
Sari, H. B., Ningsih, N. M. A. P. C., Kristina, N. M. Y., Rismayanti, N. P. I., Thalib, E. F., Meinarni, N. P. S., & Julianti, L. (2024). Digital Ethics and Citizenship Challenges in Cyberspace: An Overview from Perspective Morals and Laws. NOTARIIL Jurnal Kenotariatan, 9(1), 33–39. https://doi.org/10.22225/jn.9.1.2024.33-39
Suda, I. K. (n.d.). Parisada Hindu Dharma Indonesia. Retrieved March 10, 2026, from https://phdi.parisada.or.id/artikel.php?id=nyepi-sebuah-edukasi
Tadlaoui-Brahmi, A., Çuko, K., & Alvarez, L. (2022). Digital citizenship in primary education: A systematic literature review describing how it is implemented. Social Sciences & Humanities Open, 6(1), 100348. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2022.100348
Tinmaz, H., Lee, Y.-T., Fanea-Ivanovici, M., & Baber, H. (2022). A systematic review on digital literacy. Smart Learning Environments, 9(1), 21. https://doi.org/10.1186/s40561-022-00204-y
Ved?nuv?da Samiti. (2021). S?rasamuccaya dan Terjemahannya. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI. https://www.parisada.or.id/wp-content/uploads/2022/08/Sarasamuccaya-Terbitan-Ditjen-Bimas-Hindu-2021.pdf
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 I Made Pustikayasa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Naskah yang diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan lisensi ini, pembaca dan penulis bebas untuk:
- Berbagi: Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun.
- Adaptasi: Mencampur, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi (Attribution): Anda harus memberikan kredit yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak menunjukkan seolah-olah pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa (ShareAlike): Jika Anda mencampur, mengubah, atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.

