Kajian Mistisisme Dalam Teks Homa Dhyatmika
DOI:
https://doi.org/10.33363/sn.v0i2.79Keywords:
Mistisisme, Homa DhyatmikaAbstract
Kajian mistisisme dalam teks Homa Dhyatmika mengarah pada pemahaman tentang pendekatan spiritual dan non-diskursif untuk penyatuan jiwa dengan Tuhan. Bentuk pendekatan spiritual ini adalah ritual api internal. Metodologi yoga. Dan ketika kita berbicara tentang yoga, kita berbicara tentang upaya seseorang untuk menumbuhkan kesadarannya sendiri untuk pengembangan kesadarannya sendiri. Metode yang banyak ditulis dalam teks-teks Bali kuno adalah dhyatmika Homa. Tidak ada biaya apapun, tidak membutuhkan sarana apapun untuk melakukan homa, karena jnana digunakan dengan cara, dan ketajaman jnana ditujukan. Sebuah teks mengatakan, semua 'papa', 'mala' dan 'wasana' adalah kayu bakar yang dipersembahkan di api suci yang terletak di 'nabhi', Sanghyang Ongkara adalah apinya. Api ini akan membakar segala penyakit, kesialan dan ketidaktahuan. Tampaknya metodologi ini sangat populer di masa lalu, terbukti dari banyaknya teks yang memiliki pembahasan serupa namun masih asing di era ini. Dulu nenek moyang berjalan ke dalam (dhyatmika), sekarang mereka keluar (adhyatmika)
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Manuscripts published in The Proceedings of the IAHN-TP Palangka Raya National Seminar are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, readers and authors are free to:
- Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.

