Memahami Keragaman Agama Dalam Perspektif Filsafat Perennial
DOI:
https://doi.org/10.33363/sn.v0i2.80Keywords:
Keragaman agama, Filsafat PerennialAbstract
Agama telah memberikan kontribusi yang besar dalam kehidupan ini. Namun demikian, sebagaimana konsep yin dan yang ada sisi yang terang adapula sisi gelapnya. Beberapa tahun terakhir ini begitu banyak kasus-kasus kekerasan yang mengatasnamakan agama. Penodaan agama, penghancuran tempat-tempat ibadah, konflik horisontal umat beragama selalu menghiasi mass media kita dan mencoreng keluhuran agama. Toleransi berubah menjadi antipati, kerendahan hati berubah menjadi keberingasan, kerjasama berubah menjadi amuk masa. Sikap yang semestinya diambil oleh umat beragama adalah kerendahan hati bahwa apa yang dipahami tentang Agama (A besar) dan Tuhan adalah relatif. Kemutlakan hanya ada pada Agama (A besar) dan Tuhan itu sendiri. Pemutlakan atas pandangannya sendiri sesungguhnya merupakan subversifitas terhadap Tuhan. Sikap kerendahan hati demikian justru akan menghasilkan kelapangdadaan untuk mau mendengarkan dan memahami agama lain dalam rangka memperkaya pemahamannya sendiri. Religiositas belumlah cukup ketika hanya menguasai ajaran agamanya sendiri tanpa mengerti dan memahami ajaran agama lain, sebagaimana kata Mercia Eliade bahwa mengerti satu agama belum mengerti apa-apa.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Manuscripts published in The Proceedings of the IAHN-TP Palangka Raya National Seminar are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Under this license, readers and authors are free to:
- Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
- Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.

