Komunikasi Dalam Moderasi Beragama “Perspektif Filsafat Komunikasi”
DOI:
https://doi.org/10.33363/sn.v0i4.121Kata Kunci:
Filsafat, Komunikasi, ModerasiAbstrak
Indonesia adalah negara kesatuan, beragam keagamaan dan budaya yang berbeda. Moderasi dipahami sebagai konteks utama untuk menjaga keseimbangan, yang mana setiap warga masyarakat, suku, etnis, agama dan pilihan politiknya harus mau saling mendengarkan satu sama lain serta saling belajar melatih kemampuan mengelola dan mengatasi perbedaan tersebut, baik dari nilai perbedaan budaya, keyakinan dan juga warna kulit. Agama berkaitan dengan pengalaman manusia, baik sebagai individu maupun kelompok. Oleh karena itu, perilaku yang diperankan oleh individu ataupun kelompok itu akan terkait dengan sistem keyakinan dari ajaran agama yang dianutnya. Perbedaan cara pandang agama dapat menimbulkan fanatisme sempit dan penguncian diri terhadap pandangan lain dalam masyarakat. Maka agama memiliki potensi untuk menimbulkan suatu konflik internal maupun eksternal yang akhirnya dapat merugikan masyarakat itu sendiri. Mengapa pentingnya moderasi beragama dilakukan, secara umum jelas bahwa keragamaan dalam beragama itu sangat sulit, bukan tidak mungkin untuk dihilangkan. Namun bagi bangsa Indonesia keberagaman ini diyakini sebagai takdir, sifatnya tidak diminta melainkan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa bukan untuk ditawar, tetapi untuk diterima sehingga moderasi hadir untuk mencari persamaan dan bukan mempertajam perbedaan serta sebagai strategi kebudayaan dalam merawat keindonesiaan dengan segala keunikannya. Maka dari itu diperlukan pengetahuan dan pemikiran akal sehat yang baik dalam menggali ini semua, sehingga dalam kaitannya dengan hal ini ada peran dari filsafat kumunikasi dalam mendongkrak tujuan moderasi agama.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Naskah yang diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Dengan lisensi ini, pembaca dan penulis bebas untuk:
- Berbagi: Menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun.
- Adaptasi: Mencampur, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi (Attribution): Anda harus memberikan kredit yang sesuai, mencantumkan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak menunjukkan seolah-olah pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Berbagi Serupa (ShareAlike): Jika Anda mencampur, mengubah, atau membuat turunan dari materi ini, Anda harus menyebarluaskan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.
